Perkembangan Indeks Harga Konsumen Bulan Agustus 2025 Kabupaten Jayawijaya - Berita dan Siaran Pers - Badan Pusat Statistik Kabupaten Jayawijaya

Untuk mendapatkan data BPS Kabupaten Jayawijaya silahkan datang ke Pelayanan Statistik Terpadu BPS Kabupaten Jayawijaya Jl. Diponegoro No.25 Wamena setiap hari kerja mulai pukul 08:00 s.d 15:30 WIB atau ke Pelayanan Statistik Terpadu di kantor BPS Provinsi dan BPS RI

Beranda

Produk - Berita dan Siaran Pers

Perkembangan Indeks Harga Konsumen Bulan Agustus 2025 Kabupaten Jayawijaya

Perkembangan Indeks Harga Konsumen Bulan Agustus 2025 Kabupaten Jayawijaya

Perkembangan Indeks Harga Konsumen Bulan Agustus 2025 Kabupaten Jayawijaya

1 September 2025 | Kegiatan Statistik Lainnya


Wamena, (1/9)- Pada Bulan Agustus 2025, Indeks Harga Konsumen (IHK) di Kabupatan Jayawijaya mencapai angka 114,89. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Jayawijaya, IHK Agustus 2025 di Kabupaten Jayawijaya tercatat mengalami deflasi sebesar 0,44% (month-to-month). Angka ini menunjukkan bahwa harga komoditas yang ada di Kabupaten Jayawijaya cenderung mengalami penurunan sebesar 0,44% dibandingkan bulan Juli 2025.
Sementara itu, secara tahunan IHK mengalami inflasi sebesar 3,71% (year-on-year) dan secara year-to-date mengalami inflasi sebesar 2,76%. Angka inflasi tahunan Kabupaten Jayawijaya masih diatas angka sasaran nasional 2,5±1%. Pengendalian angka inflasi di Kabupaten Jayawijaya sangat perlu dilakukan untuk menekan angka inflasi. Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Jayawijaya perlu melakukan kolaborasi dengan TPID Provinsi Papua Pegunungan agar inflasi terjada dan berada di kisaran target nasional. Kelompok komoditas yang memberikan andil deflasi bulanan terbesar adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau serta kelompok transportasi. Kedua kelompok tersebut masing-masing memberikan andil deflasi bulanan sebesar 0,20%. Secara lebih rinci, lima komoditas yang dominan memberikan andil deflasi bulanan adalah tarif angkutan udara sebesar 0,19%, keladi sebesar 0,13%, tomat sebesar 0,09%, bawang merah sebesar 0,08%, dan wortel sebesar 0,05%. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil inflasi bulanan adalah ketela rambat sebesar 0,25%, kol putih sebesar 0,06%, serta pisang dan biskuit masing-masing sebesar 0,02%. Selanjutnya, kelompok komoditas yang memberikan andil inflasi tahunan terbesar adalah kelompok makanan, minuman, dan tembakau yakni sebesar 4,09%. Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi tahunan yaitu Sigaret Kretek Tangan (SKT) sebesar 1,03%, ketela rambat dan beras masing-masing sebesar 0,62%, serta sawi putih dan bayam masing-masing sebesar 0,54%. Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil deflasi tahunan adalah talas sebesar 0,64%, tarif angkutan udara sebesar 0,42%, jeruk sebesar 0,23%, air kemasan sebesar 0,21%, serta garam sebesar 0,12%.

Narahubung Media
Sahara Sabilah Putri
Badan Pusat Statistik Kabupaten Jayawijaya
[email protected]
Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik

Badan Pusat Statistik Kabupaten Jayawijaya (Statistics of Jayawijaya Regency)

logo_footer

Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik